root@adek2kn#sh log

wisdom tooth (gigi kebijaksanaan)

Masih tentang gigi nih, gara-gara aku bergelut dengan gigi yang lumayan memakan waktu dan sudah pasti merepotkan, setelah dilakukan bedah mulut untuk pencabutan aku iseng-iseng cari artikel tentang gigi graham, beberapa videonya juga bisa diakses melalui youtube, tapi tidak usah aku pampang disini karena terlalu vulgar hehehehe. berikut kutipan dari salah sebuah blog yang memuat penjelasan mengenai gigi graham belakang
Gigi geraham bungsu sering disebut demikian karena merupakan gigi yang terakhir tumbuh pada rahang, baik rahang atas maupun rahang bawah. wisdom.jpgDi literatur ”bule” biasanya di sebut Wisdom teeth karena gigi tersebut biasanya tumbuh pada usia 18-20 tahun, pada usia ini ketika gigi tersebut tumbuh seseorang di anggap sudah dewasa atau bijaksana.

Dengan perkembangan jaman dan pola makan yang semakin lunak, manusia-pun mengalami evolusi, ukuran rahangnya mengecil yang tidak mencukupi untuk menampung ke 32 giginya. Kondisi tersebut menyebabkan gigi geraham bungsu sering tidak tumbuh secara normal, gigi dapat tumbuh menyimpang ke arah pipi atau lidah, mendesak gigi sebelahnya atau bahkan impaksi, sama sekali tidak dapat tumbuh atau terpendam.Keadaan ini hampir selalu menjadi masalah penyebab infeksi. Gigi berjejal, penyakit gusi, Impaksi geraham bungsu ini posisinya suka yang aneh2, ada yang horizontal, vertical, atau bahakan jungkir balik, suka2 si benih deh.
Selain keluhan lokal di dalam mulut, gigi yang terpendam ini seringkali menimbulkan keluhan migrain dan rasa sakit yang berkepanjangan pada kepala, sakit pada leher, kepala dan wajah yang kronis dengan gejala yang tidak spesifik dapat disebabkan salah satunya oleh gigi geraham bungsu. Selain itu juga merupakan sumber infeksi karena posisinya yang sulit dibersihkan menjadi tempat paling hot untuk berkembang biaknya para bakteri. Bila keadaan ini terjadi maka perlu di lakukan eliminasi gigi dan biasanya dilakukan oleh Ahli Bedah Mulut dengan operasi minor klinik gigi.
Prosedur operasinya cukup sederhana dan biasanya di lakukan dengan local anesthesia di kursi gigi, seletelah di lakukan penyuntikan, di lakukan insisi pada gusi lalu gigi yang terpendam tersebut dikeluarkan selanjutnya di lakukan penjahitan pada luka yang terbuka. Setelah selesai perhatikan instruski pasca pencabutan lalu kontrol setelah satu minggu, biasanya tidak perlu lagi dilakukan pembukaan jahitan bila di gunakan benang yang bisa di arsorbsi tubuh. Adakalanya bila di pandang perlu, pada impaksi gigi cukup dalam dan empat2nya sangat menggagu maka eliminasi di lakukan ke-empat2nya sekaligus dengan general anesthesia.
Update : Berdasarkan pertanyaan Dr. Huda, mengenai indikasi di US prosedur pengangkatan sudah merupakan kegiatan rutin pada saat check up ke dokter gigi umur 18-20 th di lakukan pemeriksaan radiologis, bila terlihat tumbuhnya bakalan miring maka di jadwal operasi tanpa menunggu keluhan, mungkin ini salah satu sebab mulut orang bule jarang yg maju, Kalau di Indo biasanya klo sudah menggangu baru ke dokter.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.